Berikut 11 makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat batuk, karena pada sebagian orang dapat memperparah iritasi tenggorokan, meningkatkan lendir, atau membuat bonus new member batuk terasa lebih berat:
- Makanan berminyak dan gorengan
Contoh: gorengan, ayam goreng, keripik.
Makanan berlemak dapat membuat tenggorokan terasa lebih kering dan teriritasi, serta bisa memicu batuk pada sebagian orang. - Makanan pedas
Contoh: sambal, cabai, makanan berbumbu sangat kuat.
Rasa pedas dapat mengiritasi tenggorokan dan pada beberapa orang memicu batuk atau memperburuk refluks asam lambung. - Makanan manis berlebihan
Contoh: permen, kue manis, minuman tinggi gula.
Asupan gula tinggi dapat membuat tenggorokan terasa kurang nyaman dan berpotensi memengaruhi respons tubuh terhadap infeksi. - Produk susu (jika sensitif)
Contoh: susu, keju, es krim.
Susu tidak terbukti meningkatkan produksi lendir pada semua orang, tetapi sebagian orang merasa lendir menjadi lebih kental setelah mengonsumsinya. - Minuman dingin atau es (jika memicu gejala)
Contoh: es teh, minuman bersoda dingin.
Suhu dingin dapat membuat sebagian orang mengalami rasa gatal atau tidak nyaman di tenggorokan. - Minuman bersoda
Contoh: soda, minuman berkarbonasi.
Karbonasi dapat mengiritasi tenggorokan dan dapat memperburuk batuk pada orang yang mengalami refluks asam. - Kopi dan minuman berkafein berlebihan
Contoh: kopi, minuman energi.
Kafein dapat berkontribusi pada dehidrasi ringan jika dikonsumsi berlebihan, sehingga tenggorokan bisa terasa lebih kering. - Alkohol
Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan mengiritasi saluran napas, sehingga batuk bisa terasa lebih parah. - Makanan olahan tinggi garam
Contoh: makanan instan, daging olahan, camilan asin.
Kandungan garam tinggi dapat membuat tenggorokan terasa kering dan tidak nyaman. - Makanan asam (bagi yang sensitif)
Contoh: jeruk, tomat, cuka.
Makanan asam dapat memperburuk iritasi tenggorokan atau gejala refluks yang memicu batuk. - Makanan keras dan kering
Contoh: biskuit keras, kerupuk, roti kering.
Tekstur ini dapat menggores atau memperparah rasa sakit pada tenggorokan yang sedang sensitif.
Sebaliknya, makanan dan minuman yang sering membantu saat batuk antara lain:
- Air hangat untuk menjaga kelembapan tenggorokan
- Madu (untuk orang dewasa dan anak di atas 1 tahun)
- Sup hangat
- Buah yang kaya vitamin dan cairan
- Teh hangat tanpa berlebihan gula
Jika batuk berlangsung lebih dari 3 minggu, disertai sesak napas, demam tinggi, nyeri dada, batuk darah, atau kondisi memburuk, sebaiknya periksa ke tenaga kesehatan.